SURABAYA, KOMPAS.TV - Pungutan dengan mengatasnamakan sumbangan acara perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia meresahkan pelaku usaha di kawasan Jalan Gemblongan, Surabaya. <br /> <br />Dugaan pungutan liar diduga dilakukan oleh tiga orang emak-emak. <br /> <br />Dalam rekaman CCTV sebuah toko di Jalan Gemblongan, Surabaya, tiga orang perempuan terlihat mendatangi sebuah toko dengan membawa kertas yang diakui pemilik toko sebagai permintaan sumbangan pada Kamis (7/08/2025). <br /> <br />Menurut pemilik toko, ketiganya mengaku utusan dari RT dan RW setempat dan meminta sumbangan untuk peringatan HUT ke-80 RI. <br /> <br />Sempat terjadi perdebatan antara kedua pihak lantaran para peminta sumbangan tak dapat menunjukkan proposal atau bukti resmi permintaan sumbangan. <br /> <br />Mereka juga meminta sumbangan mulai Rp500 ribu hingga Rp1 juta, namun akhirnya meninggalkan lokasi setelah tidak diberi sumbangan. <br /> <br />Baca Juga Terbongkar! Camat dan 20 Kades di Lahat Terjaring OTT saat Setor Pungli Pakai Dana Desa di https://www.kompas.tv/nasional/607520/terbongkar-camat-dan-20-kades-di-lahat-terjaring-ott-saat-setor-pungli-pakai-dana-desa <br /> <br />#pungli #emakemak #surabaya <br /> <br />_ <br /> <br />Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal peristiwa ini? Komentar di bawah ya! <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/610961/terekam-cctv-emak-emak-diduga-minta-pungli-rp500-ribu-modus-sumbangan-hut-ri-kompas-siang
